Tingkatkan PAD Wajib Menjadi Perhatian Petarung Pilkada Sambas


JEPRIADI, Direktur Semayong Institute


SuaraDesa - Perhelatan Pemilihan Bupati (Kepala Daerah) termasuk di Kabupaten Sambas menjadi topik hangat kekinian yang hampir saban waktu diperbincangkan oleh masyarakat kabupaten sambas, baik di warung kopi, di Kampong kampong, mungkin juga di kalangan pejabat, petani, nelayan, pemuda orang tua. Di Dunia Nyata ataupun di Dunia setengah Nyata (Media Sosial), Apatah lagi bagi kalangan politisi, Momentum lima tahunan ini menjadi ajang menunjukan taring bagi kelembagaan partai politik, apakah akan menjadi pemain utama ataupun pemain cadangan, menjadi striker ataupun penjaga gawang atau bahkan menjadi supporter di atas tribune.
.
Kita sudah melihat bersama betapa giatnya para bakal calon Bupati-wakil Bupati menyapa masyarakat menjelang pemilihan Bupati dan wakil Bupati yang akan di gelar 23 September 2020 mendatang. Berbagai macam konsep dan tawaran sudah di elaborasi. Visi dan misi pun telah di paparkan melalui berbagai media baik tulisan, ucapan, selebaran ataupun spanduk spanduk yang bertaburan. Begitu juga dengan SLOGAN.
.
Ia, semoga itulah jati diri para calon pemimpin Kabupaten Sambas yang memang senang bersilaturahmi, menyapa, gaul, dermawan dan sikap elok lainnya yang ditunjukan saat menemui masyarakat umum. Dan berharap hal ini tidak hanya di tunjukkan hanya pada saat menjelang Pilkada/pemilu, tapi yang jauh lebih penting dari itu adalah mempersiapkan pasca pemilihan. Mampukah mereka memelihara sikap yang ditunjukkan tadi itu, Waktu akan menjawab semuanya.
.
Semuanya menawarkan harapan yang tentu ingin menjadikan Sambas lebih baik kedepannya. Rasanya tak perlu dijelaskan "Sambas Lebih Baik" yang seperti apa yang di inginkan masyarakat Kabupaten Sambas kebanyakan.
.
Rasanya bagi saya, para Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati yang telah mendeklarasikan dirinya sebagai Bakal Calon tak perlu lagi di ajarkan bagaimana menjadikan "Sambas Yang Lebih Baik" seperti apa. Hanya saja yang diperlukan adalah kesungguhan dan niat yang benar benar serius, tulus ingin membangun Kabupaten Sambas. Tak ada artinya jika Visi Misinya Manis namun kenyataannya pahit.

*Ide Besar Apa untuk Tingkatkan PAD*
Kami menantang Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Sambas yang katanya periodenya hanya 3 tahun (2021-2024) nanti, untuk memaparkan upayanya untuk "Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah" Kabupaten Sambas. Ada tidak Ide Besar untuk meningkatkan PAD Sambas, bagaimana caranya, apa bentuknya, bagaimana pengelolaannya, stakeholder mana yang akan dilibatkan, dan banyak pertanyaan yang harus dijawab mereka. Berikut dengan dari mana asal sumber PAD, bagaimana caranya Meningkatkan nya, lalu kira kira jika PAD meningkat akan diperhitungkan untuk apa (Skala Prioritas), Bagaimana pengelolaan nya dan lain sebagainya.
.
Kemudian kami juga ingin melihat para bakal calon Bupati dan Wakil Bupati inti Bagaimana memandang potensi dan peranan pemuda di Kabupaten Sambas ini. Apakah hanya di jadikan objek pembangunan atau subjek dari pembangunan itu sendiri. Sentuhan seperti apa yang akan dilerkuat untuk meningkatkan pemberdayaan para pemuda yang begitu bersemangat dalam berkontribusi untuk membangun Sambas, dipandang ataupun tak di pandang oleh pengambil kebijakan.
.
Tolong sampaikan dan terjemahkan Gagasan Gagasan Inovatif bapak bapak yang sudah berani mendeklarasikan diri sebagai Bakal Calon.
.
Mengapa ini muncul, saya kira wajar wajar saja kita sebagai masyarakat awam ingin mengukur sejauh mana calon calon pemimpin yang siap tampil, sehingga masyarakat tercerdaskan dan teredukasi dalam proses Demokrasi. Dua hal yang disampaikan ini hanyalah secuil dari bongkahan besar persoalan yang sedang kita hadapi di Kabupaten Sambas.
.
Selamat berkompetisi Ide, konsep dan Gagasan untuk membangun sambas. dan jangan lupa untuk mempersiapkan tiket agar bisa masuk dalam gelanggang pertarungan sesungguhnya.
.
*Jepriadi*
Direktur Semayong Institute
Pengelola Rumah Baca Semayong Institute

Komentar

Postingan Populer